Friday, March 9, 2007

Rasanya Jadi Mobil


Paling enak nonton TV sambil rebahan di karpet dengan bantal gede empuk setelah penat seharian bekerja. Apalagi ditemani setoples cemilan. Nikmaaat!

Tetapi......

Bunda main mobil-mobilan yuk! ajak Fathan dengan wajah gembira menghampiriku.

Begini ya Bunda...Fathan langsung sibuk mengatur ini itu seakan mengarahkan. Badanku yang lagi asyik rebahan pun dipermak. Kakiku ditekuk. Kedua tanganku diletakkan lurus di atas dengkul.

Jadi mobiiil...! teriak Fathan.

Fathan pun langsung mengotak-atik tanganku seakan membuka kunci mobil. Lalu tanganku diangkatnya tinggi-tinggi seolah-olah pintu mobil terbuka. Kepala Fathan sedikit merunduk, dan masuk ke dalam mobil.

Badan Fathan yang bobotnya 20 kilo duduk di atas perutku. Ugggh....beraaat!

Tidak hanya itu.....

Mobil pun siap-siap melaju. Leherku ditusuk seperti memasukkan kunci mobil. Wajahku digoyang-goyangkan dengan tangan Fathan ke kanan dan ke kiri sesuai arah tujuannya. Brummmm...! Mulut mungilnya menirukan deru mobil.

Setelah itu, Fathan pun turun membuka tanganku (pintu mobil) dan menutupnya kembali.

Ada yang lupa....Tidak lama kemudian, anakku datang dengan berbagai bawaan yang dibawanya dari kamar. Ada tas, buka, bola, mobil-mobilan.

Fathan pun memintaku mengangkat kedua kaki seolah-olah membuka bagasi mobil.Di sela-sela kaki, dia menaruh bolanya. Lalu meminta menurunkan kakiku.

Dia tampaknya tergesa-gesa. Tanganku diangkatnya lagi, tas, buku dan mainannya dimasukkan memenuhi badanku yang terlentang. Untung badanku lebar, masuk semua.
"Terlambat kelja .....," celetuknya mesam-mesem.

Ya ampuuun...Permainan ini nggak hanya 5 menit, tetapi bisa sejam! Sekali kita bergerak melepas pegel, Fathan bisa marah-marah. "jangan begitu...jangan begituuuu ahhh!

Yang menjadi kendaraan Fathan bukan hanya Bundanya saja. Ayah dan Yayuk pun dijadikan dia mobil-mobilan. Tinggal pilih, mau terlentang jadi mobil atau tidur posisi menyamping jadi motor! Bisa kebayang kan rasanya?????

Brummm....Brummm....Brummm....

No comments: